Punya anak merupakan kebahagiaan dan tantangan tersendiri bagi para orangtua. Apalagi, jika anak Anda sudah sekolah. Tantangan bertambah satu, yakni membangunkan mereka di pagi hari untuk berangkat ke sekolah, atau untuk sholat subuh.

Membangunkan dengan memarahi2i tentunya akan menguras emosi. Akibatnya, Anda akan kehilangan energi untuk menjalani sisa hari.”
Pahami dulu mengapa anak-anak sulit bangun pagi.
Anak-anak butuh tidur sekitar 9 jam sehari dan secara biologis baru akan tertidur pada sekitar pukul 23.00. Itu sebabnya, sulit untuk meminta mereka segera membuka mata, kemudian mandi dan bersiap ke sekolah. Sulit bangun pagi pada anak dan remaja itu bukanlah masalah kebiasaan, melainkan masalah biologis.
Lantas, apa “obat” supaya Anda tidak perlu berteriak-teriak setiap pagi? Pertama-tama, bicaralah baik2 dengan anak. Katakan bahwa Anda ingin dia belajar bangun pagi sendiri tanpa harus diomeli.
Ada beberapa cara yang bisa ditempuh, yaitu:
1. Berikan tanggung jawab.
Mintalah anak bertanggungjawab terhadap pola tidur mereka. Artinya, mereka harus belajar untuk bangun tanpa bantuan orang lain. Selain itu, buatlah batasannya. Misalnya, Anda akan membangunkannya satu kali saja.
Jika Anda membangunkan berkali2 setiap pagi, mereka tidak akan merasa bertanggung jawab untuk bangun pagi, karena merasa Anda akan terus melakukannya.
2. Ajarkan mereka bagaimana caranya.
Minta mereka mencatat setiap hari, pukul berapa mereka tidur dan kapan mereka bangun. Lakukan selama beberapa minggu. Perhatikan sejauh mana perubahan pola tidur dapat membantu mereka bangun pagi. Misalnya, Selesaikan pekerjaan rumah sebelum pukul 19.00, dan tidur lebih awal.
3. Waspadai akhir pekan.
Kebanyakan anak dan remaja ingin menunda waktu tidurnya di akhir pekan, karena merasa esok harinya mereka bisa bangun lebih siang.
Hal ini sah2 saja, namun, beri kelonggaran waktu bangun hanya sekitar 1-2 jam lebih siang daripada hari biasa. Jangan biarkan mereka bangun setelah pukul 10.00, untuk mencegah gangguan pada pola tidur mereka.
4. Jauhkan komputer dan TV dari kamar mereka.
Jangan biarkan mereka berinteraksi dengan dua alat ini sebelum tidur, sebab dapat membuat mereka sulit tidur. Pastikan kamar tidur anak memiliki jendela yang menghadap keluar, sehingga sinar matahari dapat membantu mereka bangun setiap pagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar